Marak Geng Motor Darurat Sosial Diberlakukan di Jambi WartaRingan Marak Geng Motor, Darurat Sosial Diberlakukan di Jambi : WartaRingan News

Marak Geng Motor, Darurat Sosial Diberlakukan di Jambi : WartaRingan News

Posted on



marak geng motor darurat sosial diberlakukan di jambi jhidSCy0Tg Marak Geng Motor, Darurat Sosial Diberlakukan di Jambi : WartaRingan News

JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui keputusan Wali Kota Jambi tentang penetapan darurat sosial terhadap aktivitas atau keberadaan kelompok kriminal bermotor di Kota Jambi. Keputusan itu tertuang dalam surat Nomor 356 Tahun 2022.

Sekda Kota Jambi, A Ridwan mengatakan, menimbang keadaan sebagaimana dimaksud, maka perlu penetapan kondisi darurat sosial agar penangananya lebih maksimal oleh instansi aparat yang berwenang.

BACA JUGA:Polisi Tangkap 5 Anggota Geng Motor Bersajam Aniaya Remaja di Bogor 

Dari hasil rapat dengan Kapolresta Jambi beserta jajaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang dipimpin Wali Kota Jambi pada 26 September 2022 lalu, katanya, memutuskan penetapan darurat sosial terhadap aktivitas/keberadaan kelompok kriminal anak bermotor di Kota Jambi.

“Dengan itu penanganan darurat sosial sebagaimana dimaksud dilakukan oleh Kepolisian dibantu Pihak Kejaksaan dan OPD terkait untuk dapat mengambil tindakan atau langkah yang diperlukan baik secara preventif maupun penegakan hukum secara represif untuk mengatasi kondisi ini,” kata dia, Rabu (5/10/2022).

BACA JUGA:Viral Video Geng Motor Bawa Sajam di Johar Baru, Polisi: Rombongan Lewat Saja 

Menurut Ketua Forum RT Kota Jambi, H Suparyono, tindakan aparat saja tak cukup untuk membasmi perilaku brutal para remaja tersebut. Semua pihak harus turun tangan bekerjasama dengan pihak berwajib, untuk mengatasi keberadaan geng motor tersebut.


Sehingga dirinya mengeluarkan instruksi pada seluruh Ketua RT di Kota Jambi yang totalnya berjumlah 1.650 untuk mengaktifkan kembali jaga malam atau sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan memperketat pengawasan remaja di lokasinya masing-masing.

“Saya juga mengimbau, agar seluruh Ketua RT melarang para remaja di lingkungan masing-masing untuk keluar malam. Jika ada remaja dan warga yang pulang malam, harus dicatat identitasnya dan diverifikasi secepat mungkin. Untuk apa dan apa keperluannya di luar rumah,” ujar Suparyono.

Bagi para orangtua di seluruh lingkungan RT yang ada di Kota Jambi, sambungnya, agar bisa mengawasi anak-anaknya masing-masing dan diminta untuk bertindak tegas pada anaknya yang tidak patuh serta tetap keluar malam.

“Jika tidak bisa, segera laporkan ke RT masing-masing, agar segera secepatnya dicarikan solusi. Agar tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang dikhawatirkan, termasuk bergaul dengan anak-anak geng motor,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini harus cepat diantisipasi, agar anak-anak tersebut secepatnya kembali ke jalan yang benar, serta terhindar dari amukan warga yang selama ini sudah merasa sangat geram, dengan perbuatan mereka yang tidak berperikemanusiaan.

“Jangan sampai anak-anak remaja ini nantinya malah menjadi korban amukan warga yang marah,” ujar H Suparyono.

Diharapkan, imbauan ini secepatnya harus dijalankan, untuk menghindari jatuhnya korban lagi di tengah masyarakat. Masyarakat, katanya, sudah hidup sangat susah beberapa waktu belakangan ini. Beban hidup semakin berat.

“BBM naik, biaya hidup semua naik. Eh malah ditambah susah lagi dengan gangguan dan ancaman dari geng motor. Entah apa yang ada dipikiran mereka. Seperti tidak punya hati nurani sama sekali,” katanya.

Geng motor diketahui semakin meresahkan masyarakat Kota Jambi. Aksi yang mereka lakukan sangat sadis, berupa tindakan pembacokan membabi buta pada penduduk yang mereka temui di sepanjang jalan yang mereka lewati.

Aksi ini tidak saja dilakukan pada masyarakat yang mereka temui di jalanan, namun juga kerap mereka menyerbu, mengobrak-abrik warung dan toko yang mereka lewati. Tak perduli itu orangtua, muda, laki-laki, perempuan, anak kecil sekali pun.

Bukan hanya brutal pada barang, tapi sadisnya, mereka melukai korbannya menggunakan senjata tajam, seperti pedang, samurai, golok dan celurit. Ironisnya, mereka masih pelajar dan berusia di bawah umur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *