Dubes Hamianin Ukraina Tak Akan Tunduk Meski Dihujani Ribuan Rudal Dubes Hamianin: Ukraina Tak Akan Tunduk Meski Dihujani Ribuan Rudal dan Nuklir Rusia : WartaRingan News

Dubes Hamianin: Ukraina Tak Akan Tunduk Meski Dihujani Ribuan Rudal dan Nuklir Rusia : WartaRingan News

Posted on



JAKARTA – Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin mengatakan bahwa segenap warga Ukraina, sedang berjuang untuk mempertahankan kedaulatan negaranya dan tidak akan menyerah menghadapi serangan dari Rusia. Hal itu disampaikan Hamianin pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-31 Ukraina di Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2022.

BACA JUGA: Peringati HUT Kemerdekaan di Tengah Perang, Dubes Ukraina: Kami Ingin Jadi Negara Merdeka dan Sejahtera

Peringatan HUT Kemerdekaan Ukraina kali ini tidak dirayakan seperti tahun-tahun sebelumnya karena negara itu tengah berperang dengan pasukan Rusia yang melancarkan aksi militer pada 24 Februari lalu. Saat ini pasukan Rusia telah menguasai seperlima wilayah Ukraina dan pertempuran masih berkecamuk di wilayah timur dan selatan negara itu.

Meski begitu, Hamianin mengatakan bahwa Ukraina tidak akan pernah tunduk, meski negara itu dihujani ribuan rudal, bahkan jika pasukan Rusia menggunakan nuklir sekalipun. Dia yakin bahwa Ukraina akan meraih kemenangan dan Rusia akan menderita kekalahan.

BACA JUGA: Zelensky: Ukraina Akan Rebut Kembali Krimea dengan Cara Apapun

Saat ini ratusan ribu warga Ukraina, yang terdiri dari anggota militer dan sipil terus melakukan perlawanan terhadap pasukan Rusia sementara konflik antara dua negara bertetangga itu telah memasuki bulan keenam.


Baca Juga: Pelaku Illegal Fishing Asal India Meninggal Karena Sakit, KKP Berikan Penanganan Terbaik

“Saat ini, banyak dari kami yang berjuang mempertahankan kedaulatan negara. Saya memanggil mereka sebagai warrior (pejuang). Sebab, mereka bukan hanya tentara militer, tapi juga guru, teknisi, ahli IT, dan banyak lagi. Ada juga warga Krimea yang dulu melarikan diri dari agresi Rusia kini kembali berjuang di medan tempur,” kata Hamianin pada Rabu.

Saat ini, banyak warga Ukraina yang menjadi korban perang, dengan sekira 15 juta penduduk Ukraina terpaksa mengungsi, mayoritas menuju negara Eropa Barat. Jutaan pengungsi dari Donetsk dan Luhansk juga terpaksa meninggalkan rumah mereka, beberapa mengungsi ke Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *