by

Beberkan Prestasi Megawati, PDIP: Megawati Bukan DO, tapi Politik yang Ciptakan : WartaRingan Nasional



JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu, melantik jajaran Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pengangkatan Dewan Pengarah BRIN ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) No.45/2021. Berdasarkan Keppres tersebut, Megawati Soekarnoputri dilantik sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

(Baca juga: Cerita Mega saat Drop Out Kuliah dan Masuk Politik)

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Sukur H Nababan mengatakan, tolak ukur pemimpin sukses adalah kebijakannya. Bukan lantaran status sosial, atau jenjang akademik yang disandangnya.

“Pemimpin itu wisdom-nya. Ibu Mega jelas prestasinya. Kami, PDI Perjuangan bisa sebesar seperti sekarang ya karena Ibu Mega. Jadi enggak perlu klaster akademisi yang wah,” ujar Sukur kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/10/2021).

(Baca juga: Megawati Dapat Gelar Profesor Kehormatan, Rektor Unhan: Beliau Putri Terbaik Bangsa)

Dikatakan Sukur, Megawati bukan drop out namun ada situasi politik yang menciptakan itu. “Saat ini, banyak sekali gelar akademis diperoleh Ibu Mega. Doktor dari berbagai universitas di Indonesia, bahkan Korea, China dan terbaru Rusia,” ungkapnya.

Suka atau tidak, kata Sukur, Megawati adalah pemimpin yang baik. Sosok perempuan yang memiliki kemampuan manajerial mumpuni. Buktinya, PDI Perjuangan yang awalnya parpol tak dilirik, kini menjadi mesin politik papan atas. Lantaran memiliki basis massa ideologis yang jelas dan mayoritas di Indonesia.

“PDI Perjuangan bisa sebesar saat ini, bisa menang Pileg dan Pilpres dua kali berturut-turut, jelas prestasi Ibu Mega,” ungkapnya.

Masih kata Sukur, ketika menjadi presiden, Megawati berhasil mengelola anggaran yang hampir bangkrut menjadi sehat. Di era Megawati lahirlah sejumlah badan yang berperan strategis. Semisal, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ibu Mega juga salah satu inisiator BRIN. Beliau menginginkan seluruh tata kelola birokrasi haruslah berlandaskan riset dan penelitian,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terupdate