2 Buron Kasus Robot Trading Net89 Belum Ditangkap WartaRingan 2 Buron Kasus Robot Trading Net89 Belum Ditangkap : WartaRingan Nasional

2 Buron Kasus Robot Trading Net89 Belum Ditangkap : WartaRingan Nasional

Posted on



2 buron kasus robot trading net89 belum ditangkap 2 Buron Kasus Robot Trading Net89 Belum Ditangkap : WartaRingan Nasional

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri belum menangkap dua buron kasus dugaan tindak pidana penipuan investasi robot trading Net89, yaitu AA dan LSH.

“Dua tersangka atas nama AA dan LSH masih DPO dan saat ini masih dalam pencarian oleh petugas,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah kepada awak media, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Nurul tak memaparkan kendala yang dihadapi penyidikan dalam melakukan pemburuan terhadap 2 petinggi dari Net89 tersebut.

Padahal, Nurul melanjutkan, Polri telah menerbitkan red notice untuk kebutuhan penangkapan apabila mereka melintas ataupun berada di luar negeri.

“Serta sudah diajukan Red Notice ke divisi hubungan internasional Polri,” ujar Nurul.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 8 orang tersangka. Kedelapan tersangka itu adalah AA yang merupakan pendiri atau pemilik Net89 PT SMI dan memberikan petunjuk tentang skema bisnis serta cara memasarkan investasi robot trading.


Follow Berita WartaRingan di Google News

Kemudian LSH, selaku direktur Net89 PT SMI yang selalu bersama-sama dengan AA. Selanjutnya ESI merupakan founder Net89 PT SMI yaitu tempat tujuan para member mendepositkan dananya dan asal pencairan dana kepada para member net89. Kemudian 5 orang berinisial RS, AL, HS, FI, dan D sebagai sub exchanger.

Namun, HS salah satu tersangka telah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (lalin) pada 30 Oktober 2022.

Atas perbuatannya, para tersangka terancam pasal berlapis. Di antaranya, Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 106 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Perubahan atas UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau Pasal 105 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Kemudian Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 dan Pasal 6 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian (TPPU) dengan ancaman maksimal 20 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *